Penjelasan Bela Negara: Pengertian, Unsur, Tujuan, dan Fungsinya

Pengertian bela negara yaitu hak dan kewajiban yang harus dilakukan oleh warga negara di dunia termasuk kita sebagai warga negara Indonesia. Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, bela negara berarti suatu konsep yang telah tersusun oleh perangkat perundangan dan petinggi yang terdapat pada suatu negara tertentu, yangmana mengenai patriotisme individu maupun kelompok serta komponen negara dengan tujuan untuk mempertahankan eksistensi negara itu sendiri.

Tujuan bela negara secara fisik yaitu dapat melindungi suatu negara tertentu dari serangan luar,  yangmana bermaksud untuk mengancam kesejahteraan atau keberadaan negara tersebut. Sedangkan tujuan secara non fisik yaitu untuk memajukan suatu bangsa dan negara dalam segala bidang seperti sosial, pendidikan, moral, dan lainnya.

Diambil dari kedua tujuan tersebut, tentu saja bagi warga negara Indonesia, bela negara sangatlah penting karena bertujuan untuk melindungi dan memelihara kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Secara umum, Definisi Bela negara yaitu suatu tekad, sikap, serta perilaku warga negara yang dikerjakan secara teratur atau konstan, menyeluruh, dan terpadu, yangmana juga disertai dengan penjiwaan terhadap kecintaan kepada negara atau NKRI yang didasarkan pada UUD 1945 dan pancasila dalam menjamin kesejahteraan hidup Bangsa dan Negara.

Di dalam kandungan UU No.2 tahun 2002, dijelaskan bahwa upaya bela negara merupakan suatu sikap serta perilaku warga Negara yang dilandasi atau dijiwai kecintaan terhadap NKRI dengan berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 di dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan juga Negara.

Pendapat Para Ahli Tentang Arti Bela Negara

Selain beberapa pengertian yang telah dijelaskan diatas, adapun beberapa ahli yang berpendapan tentang bela negara. Berikut adalah beberapa definisi bela negara menurut para ahli:

1. Purnomo Yusgiantoro

Menurut Purnomi Yusgiantoro, bela negara yaitu suatu perilaku atau sikap yang dilakukan oleh warga negara yangmana berhubungan dengan kecintaan terhadap negara tersebut dalam wujud melakukan segala hal yang dapat menjaga kelangsungan hidup bangsa. Perilaku tersebut bersifat konstan atau terus menerus atau tidak hanya dilakukan satu atau dua kali saja.

2. Sutarman

Pengertian bela negara adalah suatu usaha atau tindakan untuk membela negara dengan jalan fisik maupun non fisik. Jalan fisik memiliki contoh seperti ikut serta berperang dan memanggul senjata, dan lainnya. Sedangkan jalan non fisik contohnya seperti pengabdian diri berdasarkan profesi masing-masing warga negara.

3. Sunarso

Arti kata bela negara menurut Sunarso yaitu suatu upaya esensial yang dilakukan untuk membela kemerdakaan, kedaulatan, persatuan, dan kesatuan suatu bangsa, dan juga keutuhan wilayah dan yurisdiksi negara serta nilai-nilai pancasila dan UUD 1945.

4. Chaidir Basrie

Makna bela negara menurut Chaidir Basrie yaitu sikap dan tekad serta tidakan suatu warga negara yang bersifat teratur, menyeluruh, terpadu, dan berlanjut, yangmana dilandaskan oleh kecintaan kepada tanah air dan kesadaran dalam berbangsa bernegara Indonesia serta kesaktian dan keyakinan terhadap Pancasila yang merupakan ideologi Negara Indonesia.

Unsur Dasar dalam Bela Negara

Ada beberapa unsur penting yang harus diketahui dalam menjalankan proses bela negara. unsur-unsur tersebut antara lain:

  • Memiliki jiwa cinta tanah air
  • Rela berkorban demi kesejahteraan bangsa dan negara
  • Meyakini bahwa Pancasila merupakan ideologi negara
  • Memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara
  • Mempunyai keahlian awal bela negara

Memahami unsur-unsur bela negara secara benar dapat menumbuhkan kesadaran kita terhadap pentingnya membela negara.

Dasar Hukum Tentang Bela Negara

Terdapat beberapa pembahasan tentang bela negara yang telah tercantum dalam UUD 1945 antara lain yaitu:

  • Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 : tercantum bahwa semua warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
  • Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 : tercantum bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

Pada pasal 27 dan 30 diatas dapat disimpulkan bahwa membela negara merupakan kewajiban dari seluruh warga negara.

Selain pasal-pasal diatas, ada beberapa dasar hukum dan peraturan mengenai bela negara yang menegaskan tentang kewajiban bela negara yaitu sebagai berikut:

  1. Undang-Undang No.20 Tahun 1982 yang menyatakan tentang ketentuan pokok Hankam Negara RI yang diubah oleh Undang-Undang No.1 Tahun 1988.
  2. Undang-Undang No.3 Tahun 2002 yang menyatakan tentang pertahanan negara.
  3. Undang-Undang No.29 tahun 1954 yang menyatakan tentang pokok-pokok perlawanan rakyat.
  4. Undang-Undang No.56 Tahun 1999 menyatakan tentang rakyat terlatih.
  5. Tap MPR No.VI Tahun 1973 yang berisi tentang konsep wawasan Nusantara dan keamanan Nasional.
  6. Tap MPR No.VI Tahun 2000 berisi tentang pemisahan TNI dengan POLRI.
  7. Tap MPR No.VII Tahun 2000 berisi tentang peranan TNI dan POLRI.
  8. Amandemen UUD 1945 Pasal 30 ayat 1 s/d 5 dan pasal 27 ayat 3.

Fungsi Serta Tujuan dari Bela Negara

Mengapa kita sebagai warga negara perlu melakukan bela negara? untuk menjawabnya, simak beberapa fungsi dan tujuan bela negara dibawah ini yang perlu kita ketahui!

Fungsi bela negara :

  • Melindungi dan mempertahankan negara dari ancaman luar
  • Menjaga dan memelihara keutuhan wilayah negara
  • Bela negara merupakan suatu kewajiban dari warga negara
  • Bela negara merupakan suatu panggilan sejarah yang wajib dilakukan

Tujuan bela negara :

  • Melakukan hal-hal yang terbaik untuk bangsa dan negara
  • Mempertahankan kesejahteraan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara
  • Melestarikan budaya bangsa
  • Menjaga dan memelihara identitas dan integritas bangsa dan negara
  • Menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945

Beberapa Manfaat Bela Negara

Selain memiliki fungsi dan tujuan, aktivitas bela negara memiliki banyak manfaat yang dapat berguna untuk bangsa maupun negara itu sendiri. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan diantaranya adalah:

  1. Mampu membentuk perilaku terpuji seperti jujur, adil, tegas, tepat, dan memiliki sikap peduli antar sesama.
  2. Dapat menghilangkan sifat atau perilaku buruk seperti malas, boros, tidak disiplin, egois, hingga apatis.
  3. Melatih jiwa kepemimpinan atau leadership pada individu tertentu dalam memimpin diri sendiri maupun kelompok.
  4. Mampu membentuk mental dan fisik yang kuat dan tangguh.
  5. Dapat menumbuhkan jiwa kebersamaan dan solidaritas terhadap sesama.
  6. Mampu membentuh sikap disiplin pada suatu individu baik waktu, kegiatan, maupun aktivitas lainnya.
  7. Dapat menumbuhkan rasa cinta pada bangsa dan negara serta menumbuhkan jiwa Patriotisme yang disesuaikan dengan kemampuan diri.

Sikap bela negara dapat berpengaruh besar terhadap kemakmuran negara Indonesia. Perilaku bela negara dapat melindungi negara baik wilayah, sumber daya, kedaulatan hingga kemerdekaan negara.

Ancaman dan serangan dari negara lain tidak dapat diprediksi kapan terjadinya. Oleh karena itu, untuk mengantisipasinya, kita sebagai warga negara Indonesia hendaknya menanamkan jiwa bela negara sejak dini sehingga keutuhan dan persatuan bangsa akan tetap terjaga. Itulah beberapa pengertian bela negara dan beberapa aspek yang terkait di dalamnya.

Leave a Comment