Pengertian Belajar

Definisi Umum Belajar

Pengertian belajar adalah sebuah kegiatan atau aktivitas untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang baru. Seseorang dianggap telah belajar dan mencapai tingkatan level yang lebih tinggi dari sebelumnya jika dapat memberikan bukti adanya perubahan perilaku.

Belajar adalah sebuah akibat dari adanya sistem interaksi dari stimulus dan respon. Menurut teori tersebut, dalam belajar, input berupa stimulus serta output berupa respons harus senantiasa diperhatikan.

Stimulus adalah apa yang diberikan oleh tenaga pendidik baik itu guru atau dosen kepada pelajar. adapun respons adalah tanggapan terhadap stimulus yang telah diberikan sebelumnya.

Baca Juga: pengertian bahasa

Pengertian Belajar Menurut Ahli

apa itu belajar
apa itu belajar (bigdata.black)

1. James O. Whitteaker

Menurut seorang ahli bernama James O. Whitteaker, belajar adalah sebuah proses yang terjadi berupa perilaku yang dihasilkan dan dimodifikasi melalui sebuah pelatihan dan pengalaman.

2. Winkel

Menurut ahli lain bernama Winkel, belajar merupakan suatu aktivitas mental dan psikis yang berlangsung dalam hal interaksi aktif dengan lingkungannya yang nantinya akan menghasilkan perubahan dalam hal pemahaman, keterampilan, pengetahuan, sikap, dan juga nilai.

3. Ngalim Purwanto

Pengertian pengertian tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Ngalim Purwanto yang mengemukakan belajar sebagai suatu perubahan yang relatif namun permanen dalam hubungannya dengan perubahan perilaku yang terjadi dari sebuah penelitian dan pengalaman yang dialami oleh individu semasa hidup.

Tujuan Belajar

Pendidikan dan pembelajaran sebagai suatu aktivitas belajar guna mendorong perkembangan individu dan kemajuan bangsa, menjadikan aktivitas belajar sebagai salah satu peluang dalam berbisnis. Saat ini, sudah sangat banyak usaha yang bergerak di bidang pendidikan, misalnya adalah lembaga dan konsultan pendidikan.

Banyak dari para orangtua yang mengambil keuntungan dari para penyedia lembaga dan konsultan pendidikan tersebut guna membuat anak mereka paham dan mengerti terhadap suatu mata pelajaran dengan lebih mudah.

Baca Juga: pengertian teks berita

Melalui jasa mereka, anak anak diharapkan akan memperoleh nilai yang bagus dalam bidang akademik melalui proses belaajr yang dilakukan di luar kelas dan luar sekolah. Selain itu, belajar diadakan untuk mencapai beberapa tujuan lainnya, yaitu :

  1. Memperoleh ilmu pengetahuan yang lebih dalam lagi.
  2. Menanamkan konsep dan keterampilan dalam tiap tiap individu.
  3. Berguna dalam pembentukan sikap individu.

Ciri-ciri Belajar

ciri ciri orang belajar
ciri ciri orang belajar (Faculty Focus)

Menurut seorang ahli bernama Syaiful Bahri Djamarah, ciri-ciri belajar adalah sebagai berikut :

  1. Terjadinya sebuah perubahan secara sadar.
  2. Terjadinya perubahan yang sifatnya fungsional.
  3. Terjadinya perubahan yang berisfat aktif dan positif.
  4. Terjadinya perubahan yang sifatnya bukan sementara.
  5. Terjadinya perubahan yang mempunyai tujuan.
  6. Terjadinya perubahan yang mencakup keseluruhan aspek perilaku.

Baca Juga: pengertian teks narasi

Sedangkan menurut Mohammad Surya, ciri-ciri dari terjadinya sebuah perubahan perilaku akibat proses pembelajaran diantaranya adalah :

  1. Adanya sebuah perubahan yang disadari dan tentunya disengaja bersifat intensional.
  2. Adanya perubahan yang sifatnya berkesinambungan.
  3. Adanya perubahan fungsional yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan hidup seorang individu yang bersangkutan.
  4. Adanya perubahan yang sifatnya positif dan aktif.
  5. Adanya perubahan yang sifatnya lebih permanen.
  6. Adanya perubahan yang lebih terarah dan mempunyai tujuan.
  7. Adanya perubahan perilaku yang terjadi secara keseluruhan.

Belajar tidak hanya tentang jumlah pengetahuan yang didapat, namun juga adanya tambahan kemampuan yang dipunyai individu. Sehingga, dapat ditarik kesimpulan bahwa ciri ciri belajar adalah sebagai berikut :

  1. Hendaknya dimungkinkan adanya suatu perubahan perilaku yang meliputi aspek pengetahuan dan aspek sikap serta ketrampilan psikomotorik.
  2. Perubahan tersebut tentunya merupakan buah pengalaman karena adanya interaksi antara dirinya dengan lingkungan. Interaksi tersebut dapat berupa interaksi fisik ataupun psikis.
  3. Perubahan tadi sifatnya relatif tetap dan tidak sementara sehingga untuk perubahan yang dihasilkan akibat adanya pengaruh minuman keras, obat obatan, dan benda tidak bermanfaat lainnya tidak dapat digolongkan sebagai hasil belajar.

Faktor Yang Mempengaruhi Belajar

Untuk dapat memperoleh output yang maksimal dari suatu stimulus, tentu terdapat beberapa macam faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam suatu kegiatan pembelajaran, diantaranya :

1. Faktor Internal Dari Dalam Diri Individu

  1. Faktor fisiologi yang berkaitan dengan jasmaniah seseorang.
  2. Faktor psikologi yang berkaitan dengan rohaniah atau kejiwaan seseorang.

2. Faktor Eksternal Dari Dalam Diri Individu

  1. Faktor non sosial yang berkaitan dengan waktu, tempat, udara, sarana dan prasarana yang disediakan.
  2. Faktor non sosial yang berkaitan dengan tenaga pendidik dan metode dalam pembelajaran.

Tahapan Dalam Belajar

tahapan orang berilmu
tahapan orang berilmu

Terdapat setidaknya 4 tahapan dalam belajar yang dialami oleh manusia, yaitu :

1. Inkompetensi Bawah Sadar, Yaitu Sadar Bahwa Ia Tahu

Hal ini merupakan sebuah kondisi dimana individu tidak mengetahui bahwa ia ternyata tidak tahu mengenai suatu hal. Contohnya dapat anda lihat dari keadaan pikiran para pengemudi yang umurnya muda saat belajar untuk mengemudikan dan mengendalikan kendaraan.

Maka dari itu, banyak pengemudi muda yang lebih banyak mengalami kecelakaan jika dibandingkan dengan pengemudi yang lebih tua umurnya serta berpengalaman. Hal ini disebabkan karena para anak muda tidak dapat dan tidak pula mau mengakui adanya keterbatsan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan di diri mereka sendiri.

Baca Juga: pengertian teks anekdot

Tidak heran jika banyak dari mereka yang kemudian mengambil risiko, mempertemukan dirinya pada sebuah bahaya dan kerugian demi suatu alasan sederhana dimana sama sekali tidak mereka sadari bahwa hal itu adalah hal hal yang mereka lakukan sendiri.

2. Inkompetensi Sadar, Yaitu Sadar Bahwa Ia Tidak Tahu

Adanya pengakuan atas kesadaran dalam diri seseorang bahwa ia tidak tahu serta adanya kemampuan menerima penuh atas ketidaktahuan dan kebodohannya sendiri.

3. Kompetensi Sadar, Yaitu Sadar Bahwa Ia Tahu

Hal ini dimulai saat individu mempunyai keahlian dari sebuah subyek namun tindakan yang bersangkutan belum dapat berjalan secara otomatis. Pada tahapan belajar ini, semua yang kita lakukan berada dalam level dan keadaan sadar.

Misalnya, saat belajar mengemudikan kendaraan, seseorang harus sadar dimana letak tangan dan kakinya, berpikir untuk mengambil setiap keputusan, apakah akan menginjak gas atau rem, berbelok ataupun mengganti gigi atau bahkan memberi tanda berupa lampu isyarat.

4. Kompetensi Bawah Sadar, Seseorang Tidak Sadar Bahwa Ia Sebenarnya Tahu

Sebuah tahapan dimana Seseorang yang menjadi ahli yang melakukan dan bahkan tidak tahu bagaimana cara ia dapat melakukan secara lebih terinci. Ia tahu apa yang dilakukannya, sehingga terdapat suatu ia lakukan dalam hidup ini bagi orang lain yang dipandang penuh dengan risiko namun baginya adalah free risk.

Baca Juga: pengertian teks eksplanasi

Hal ini dapat terjadi karena ia telah membangun sebuah jembatan pengalaman yang dicapai melalui kompetensi bawah sadar pada aktivitas tersebut selama beberapa tahun tertentu.

Ia juga mengetahui apa yang dilakukannya dan apa yang tidak dapat dilakukannya. Bagi seseorang yang tidak punya pengalaman dan pengetahuan, maka apa yang dilakukannya akan nampak penuh dengan risiko yang berat.

Leave a Comment