Pengertian Lingkungan, Jenis, Macam Dan Contoh

Pengertian lingkungan merupakan suatu keadaan sekitar dimana dapat mempengaruhi perkembangan dan tingkah laku makhluk hidup. Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah penjelasan tentang seputar pengertian Lingkungan serta JenisLingkungan Dan upayauntuk mempertahankan kelestarian lingkungan.

Definisi Lingkungan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup menjelaskan bahwapengertian lingkungan adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk manusia dan prilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain (Pasal 1 ayat 1).

Secara Umum arti kata lingkungan itu adalah keadaan sekitar yang mempengaruhi perkembangan dan tingkah laku makhluk hidupitu sendiri. Segala sesuatu yang ada disekitar manusia yang mempengaruhi perkembangan kehidupan baik langsung maupun tidak langsung juga merupakan pengertian lingkungan.

Menurut Wikipedia makna lingkungan merupakankombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam,seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh dan hidup di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana langkah yang harus dilakukukan untuk menggunakan lingkungan fisik tersebut.

Baca juga : Definisi Lingkungan Hidup Menurut Ahli dan UU, Unsur dan Contoh

Pengertian lingkunganterbagi atas 3 kelompok dasar yang dimaksudkan dapat memudahkan dalam mengartikanlingkungan itu.

  1. Pertama, physical environment atau Lingkungan fisik yaitu segala sesuatu yang ada disekitar manusia dimana terbentuk dari benda mati sepertigunung, kendaraan, udara, air, rumah dan lain-lain.
  2. Kedua, biological environtment atau lingkungan biologis, yait segala unsur yang berada disekitar manusia yang menyerupai organisme hidup selain yang ada pada diri manusianya itu sendiri semisal binatang dari yang paling kecil sampai yang paling besar dan tumbuh-tumbuhan yang paling kecil sampai paling besar.
  3. Ketiga, social environtment atau lingkungan sosial yaitu manusia-manusia yang lain yang berada disekitarnyakita,sepertiteman-teman, tetangga, orang yang lain belum dikenal(Amsyari, 1989).

Akan tetapi, baik lingkungan sosial maupun lingkungan biologis dan lingkungan fisik selalu akan mengalami perubahan sesuai perkembanganzaman. Agar lingkungan tersebut bisa dipertahankan dengan secara serasi maka manusia harusmelakukan penyesuaian diri atau melakukan proses adaptasi terhadap adanya perubahan-perubahan tersebut (Soekanto 1987).

Pengertian Lingkungan Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa pengertian atau definisi lingkungan menurut para ahli:

1. Emil Salim

Lingkungan dimaknakan sebagai suatu benda, kondisi, keadaan dan pengaruh yang ada dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi sesuatu yang hidup termasuk kehidupan manusia dan mahluk hidup lain. Pengertian lingkungan menurut Emil Salim bisa dikatakan cukup luas. Apabila lebih disederhanakan, ruang lingkungan dibatasi oleh beberapa faktor yang bisa dijangkau manusia, contohnya faktor alam, politik, ekonomi dan sosial.

2. Soedjono

Lingkungan hidup sebagai lingkungan fisik atau jasmani yang terdapat di alam. Pengertian ini menggambarkan bahwa manusia, hewan dan jugatumbuhan dilihat sebagai perwujudan fisik jasmani. Menurut penjelasan beliau, lingkungan hidup mencakup manusia, hewan dan tumbuhan yang ada di dalamnya.

3. Munadjat Danusaputro

Lingkungan merupakan semua benda dan daya juga kondisi yang termasuk didalamnya, yaitu manusia dan tingkah lakunya yang terdapat dalam ruang dimana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup mahluk lain. Dengan demikian, lingkungan hidup terdiri dari dua lingkungan, yaitu fisik dan budaya.

4. Otto Soemarwoto

Lingkungan hidup adalah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi kehidupan. Menurut batasan itu secara teoritis ruang yang dimaksud itu tidak terbatas. Adapun secara praktis ruang yang dimaksud adalah ruang yang dibatasi menurut kebutuhan yang ditentukan.

Baca juga : Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Ahli, Unsur-Unsur dan Manfaatnya

Jenis-Jenis Lingkungan

  1. Lingkungan fisik adalah segala benda dan keadaan fisik yang ada di sekitar kitamisalnya batu-batuan, mineral, air, udara, unsur-unsur iklim, kelembaban, angin dan lain-lain. Lingkungan fisik ini memiliki hubungan erat dengan makhluk hidup yang menghuninya, sebagai contoh mineral yang dikandungolehtanah menentukan kesuburan yang erat hubungannya dengan tanaman-tanamanyang tumbuh di atasnya.
  2. Lingkungan biotik adalah segala makhluk yang ada di sekitar kitabaik manusia, hewan dan tumbuhan. Tiap unsur biotik, berinteraksi antar biotik dan juga dengan lingkungan fisik atau abiotik.

Sifat-sifat Lingkungan

Sifat lingkungan itu ditentukan oleh berbagai macam faktor yang diantaranya sebagai berikut:

  1. Jenis dan jumlah yang terdapat pada masing-masing jenis di unsur lingkungan itu.
  2. Interaksi atau hubungan antara setiap unsur yang terdapat pada lingkungan tersebut.
  3. Kondisi atau kelakuan pada unsur lingkungan dan
  4. Faktor non material seperti kebisingan, suhu dan cahaya (Soemarwoto, 1989).

Adanya perubahan pada lingkungan yang telah dimaksudkan disini tentu terdapat perubahan kualitas yakni sehatatautidaknya suatu linkungan atau baik buruknya suatu lingkungan.

Lingkungan terbagi menjadi dua yaitu Abiotik dan biotik,yang penjelasansebagai berikut:

  1. Komponen abiotik atau komponen benda mati sepertitanah, energi, udara, airdan lain-lain.
  2. Komponen biotik atau komponen makhluk hidup sepertitumbuh-tumbuhan, mikroba dan binatang.

Berdasarkan dari segi trofik atau nutrisi, maka komponen biotik didalam ekosistem terdiri atas dua jenis,antara lain:

  1. Komponen autotrofik, kata autotrofik berasal dari (autos)yang berarti sendiri dan (trophikos)yang berarti menyediakan makanan. Komponen autotrofik yakni organisme yang dapat menyediakan atau mampumensintesis makanannya sendiri berupa bahan organik yang berasal dari bahan-bahan anorganik dengan adanya bantuan klorofil dan energi utama yang berupa adanya sinarmatahari. Oleh sebab itu, organisme yang mengandung klorofil termasuk dalam golongan autotrof dan pada umumnya ialah golongan tumbuh-tumbuhan. Pada komponen nutrofik akan terjadi pengikatan energi matahari dan bersintesis pada bahan anorganik yang menjadi sebuah bahan organik yang kompleks.
  2. Komponen heterotrofik, heterotroik berasal dari kata (hetero)yang berarti berbeda atau lain dan (trophikos)berarti menyediakan makanan. Komponen heterotrofik yang berarti organisme yang hidupnya selalumemanfaatkan bahan organisik menjadi bahan makanannya, sedangkan pada bahan organik yang telah dimanfaatkan tersebuttelah disediakan oleh organisme yang lain. Jadi, komponen heterotrofit akan memperoleh bahan makanan dari komponen autotrofik, kemudian pada sebagian anggota komponen tersebut akan menguraikan bahan organik ke dalam bentuk bahan anorganik, dengan demikian maka jamur, jasad renik,binatang termasuk dalam golongan komponen heterotrofik.

Usaha atau aktivitas yang diperkirakan memiliki dampak yang penting terhadap lingkungan mencakup:

  1. Adanya pengubahan pada bentang alam dan bentuk lahan.
  2. Adanya eksploitasi pada sumber daya alam.
  3. Proses dan adanya kegiatan yang bisa memunculkan pemborosan, suatu kerusakan dan terjadinya kemerosotan pada sumber daya alam dalam pemanfaatannya.
  4. Suatu proses dan aktivitas yang bisa mempengaruhi lingkungan budaya dan sosial.
  5. Proses dan adanya kegiatan yang bisa mempengaruhi pada pelestarian kawasan konservasi pada sumber daya alam atau pada perlindungan cagar budaya.
  6. Adanya introduksi pada segala jenis tumbuh-tumbuhan, jasad renik dan jenis hewan.
  7. Pembuatan dan adanya penggunaan bahan non hayati dan non hayati;
  8. Adanya penerapan teknologi yang diperkirakan memiliki potensi yang besar dalam mempengaruhi lingkungan.
  9. Aktivitas yang memiliki resiko tinggi dan dapat mempengaruhi segala bentuk pertahanan negara (Pasal 1 alat 1 pada PIP no. 51 Tahun 1993).

Sedangkan untuk dampak penting pada suatu usaha atau aktivitas terhadap lingkungan hidup yang ditentukan olehbeberapa faktor berikut:

  1. Luas wilayah pada persebaran dampak
  2. Jumlah manusia yang telah terkena dampak.
  3. Lamanya dampak akan berlangsung
  4. Intentsitas terhadap dampak
  5. Banyaknya pada komponen lingkungan lainnya yang telah terkena dampak.
  6. Tidak berbalik atau berbaliknya dampak (Pasal 3 ayat 1 PP. No. 51 pada tahun 1993)

Demikian penjelasan tentang pengertian lingkungan, semoga penjelasan di atas bisa berguna bagi para pembaca. Sekian terimakasih.

Leave a Comment