Definisi Observasi dan Macam Jenisnya

Observasi adalah sebuah proses mengamati sesuatu dan melakukan pencatatan sistematis atas gejala gejala dan kondisi yang sedang diamati tersebut. observasi juga dapat dikatakan sebagai sebuah metode dalam mengumpulkan data dengan jalan mengamati ataupun meninjau dengan lebih cermat secara langsung pada sebuah lokasi yang dijadikan obyek penelitian ataupun sebuah lapangan guna mencari tahu secara langsung megenai kondisi yang memang sedang terjadi ataupun guna membuktikan sebuah kebenaran dari suatu penelitian tertentu. kegiatan observasi menjadi satu dari sekian banyak teknik mengumpulkan data yang disesuaikan dengan tujuan dari penelitian itu sendiri, direncanakan dengan sistematis dan diawasai atau dikontrol reliabilitas dan validitasnya oleh pendekatan tertentu.

Definisi Observasi Menurut Ahli

Menurut seorang ahli bernama Prof. Dr. Softan S. Wilis, observasi merupakan sebuah pengamatan yang dilakukan baik itu dengan partisipan ataupun non partisipan. Metode partisipan ini memberi keharusan bagi peneliti untuk dapat terlibat langsung dalam sebuah kegiatan anak maupun remaja. Adapun metode non partisipan berarti peneliti hanya bertugas mengamati dari luar lingkungan tanpa perlu adanya pelibatan diri dalam suatu kondisi tertentu.

Ahli lain bernama Suharsimi Arikunto menyebutkan bahwa observasi merupakan sebuah pengamatan yang dilakukan secara langsung terhadap sebuah lingkungan yang memang sedang menjalankan kegiatan tertentu meliputi berbagai macam aktivitas pada sebuah kajian obyek yang diamati memakai alat indra yang dipunyai oleh peneliti.

Observasi menurut beliau juga dapat diartikan sebagai sebuah upaya yang sengaja dilakukan dan sadar dilakukan oleh Peneliti guna mengumpulkan data data tertentu dan dilakukan dengan cara yng sistematis sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tujuan Dilakukan Observasi

Observasi dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kehidupan sosial tertentu yang memang susah untuk diketahui menggunakan metode penelitian lainnya.

Dengan observasi, nantinya peneliti akan memperoleh penjelasan lengkap tentang berbagai macam permasalahan dan mencarikan solusi bagi permasalahan tersebut. observasi juga dapat dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh data konkrit dari sebuah obyek atau tempat penelitian tertentu.

Macam-Macam Observasi Menurut Pelaksanaannya

Berdasarkan pelaksanaannya, observasi dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu observasi partisipasi dan observasi non partisipasi sebagaimana diungkapkan oleh seorang ahli diatas.

Observasi partisipasi melibatkan peneliti dalam sebuah kegiatan atau kondisi tertentu di lapangan yang menjadi obyek penelitian. Kelebihan dari jenis observasi ini adalah peneliti dapat lebih paham dan mengerti tentang apa yang sedang menjadi obyek penelitiannya.

Sedangkan untuk observasi non partisipasi adalah jenis observasi dimana penelitinya tidak perlu untuk terjun langsung dalam sebuah kondisi atau obyek yang sedang diteliti. Kelemahan observasi ini adalah jika obyek yang diteliti sadar akan kehadiran peneliti, maka bisa mempengaruhi perilaku dan sikap dari apa yang sedang diamati.

Jenis-Jenis Observasi

Menurut seorang ahli bernama Jahoda, observasi dapat dibagi pula menjadi tiga jenis, yang terdiri dari observasi partisipasi, observasi sistematik, dan observasi eksperimental. Observasi partisipasi merupakan salah satu jenis dari kegiatan observasi yang menggunakan penelitian bersifat ekploratif. Observasi ini mewajibkan penelitinya untuk turut serta ambil bagian dalam sistem tata kehidupan obyek yang sedang di observasi.

Observasi sistematik merupakan observasi yang juga dikenal sebagai observasi berkerangka. Sebelum melakukan tahapan demi tahapan dalam observasi ini, peneliti telah membuat kerangka terlebih dulu tentang berbagai macam ciri dan faktor yang nantiny akan menjadi obyek observasi.

Sedangkan untuk observasi eksperimental ini mempunyai beberapa ciri yang perlu anda perhatikan seperti adanya situasi yang sengaja dibuat sedemikian rupa agar obyek tidak diketahui maksud dilakukannya observasi ini, variasi situasi tersebut memang sengaja dibuat guna menimbulkan tingkah laku tertentu yang sifatnya khusus, observasi akan menghadapi berbagai macam situasi yang sifatnya seragam, faktor yang tidak diinginkan menimbulkan pengaruhnya hendaknya dapat dikontrol dengan cermat, dan berbagai aksi serta reaksi dari observasi tersebut akan selalu dicatat.

Leave a Comment