Pengertian Wirausaha

Definisi Umum Wirausaha

Definisi atau pengertian wirausaha dapat berarti seseorang yang berani untuk berusaha secara mandiri dengan banyak memanfaatkan sumber daya yang ada diimbangi dengan upaya yang didukung dengan kepandaian mengenali suatu produk tertentu yang baru, menentukan cara cara berproduksi, menyusun prosedur dan operasional dari usahanya, melakukan usaha marketing atau pemasaran, sekaligus mengatur perihal permodalan agar dapat menghasilkan sebuah hal yang nilainya lebih tinggi dan laku dipasaran.

Seseorang yang rajin melakukan usaha wirausaha senantisa mendapat sebutan sebagai wirausahawan. Di era sekarang ini, wirausaha sudah bukan lagi menjadi hal yang tabu karena hampir setiap lini kehidupan mencakup kegiatan ini dan dapat dilakukan oleh orang dari berbagai lapisan umur.

Definisi Wirausaha Menurut Ahli

1. KBBI

Pengertian wirausaha menurut KBBI dipersamakan dengan wiraswasta, yakni orang orang yang pandai dan mempunyai bakat dalam mengenali berbagai produk yang baru, menentukan cara produksi yang baru, menyusun operasi dan prosedur, sekaligus menjalankan proses marketing dan mengatur permodalan.

2. Richard Cantillon

Menurut seorang ahli bernama Richard Cantillon, wirausaha atau entrepreneurial adalah mampu mencipakan inovasi dan menciiptakan perkembangan individu menjadi sebuah hal yang unik dan baru.

3. J. B. Say

Sedangkan menurut J. B. Say, wirausaha merupakan sebutan bagi seorang pengusaha yang berkemampuan untuk mengelola berbagai macam sumber daya yang ada secara ekonomis, efektif, dan efisien dengan tingkat produktivitas yang seakan terus menerus meningkat dari waktu ke waktu.

Definisi Umum Kewirausahaan

Pengertian Kewirausahaan atau entrepreneurship adalah ketika seseorang memutuskan untuk memulai bisnis, menanggung risiko keuangan, dan mengandalkan kreativitas dan motivasi  untuk mencapai hasil yang diinginkan. Arti kata kewirausahaan sendiri berasal dari kata wira usaha yang beraarti usaha yang dilakukan sendiri.

Kewirausahaan bertujuan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dengan caranya sendiri atau mandiri. Ada banyak orang yang sukses dengan bisnisnya daripada bekerja pada pemerintah atau perusahaan.

Definisi Entrepreneurship Menurut Ahli

Lalu bagaimana definisi kewirausahaan menurut tokoh-tokoh yang telah sukses berbisnis itu sendiri?

1. Manoush Zomorodi

Makna kewirausahaan adalah ketika seseorang merencanakan, menciptakan, dan mewujudkan suatu ide bisnis yang benar-benar mereka sukai. Ide itu bisa berupa produk, buku, konsultasi yang membuatnya lebih bekerja secara mandiri, efisien dan imajinatif.

2. Billy Cox

Kewirausahaan adalah orang-orang yang berpikir bahwa mereka dapat melihat apa yang tidak dapat dilakukan oleh orang lain. Orang-orang yang berwirausaha bersedia mengejar visi mereka sampai mencapai tujuannya dan mengembangkannya begitu mereka mendapatkannya.

3. Andrew Schrage

Definisi kewirausahaan adalah seseorang yang berusaha untuk bisa inovatif dalam mengambil risiko kebutuhan di pasar dan menemukan cara untuk mengatasi permasalahan yang ada di pasar.

Lebih jelasnya, seorang wirausahawan adalah seseorang yang melihat peluang dan berinvestasi di dalamnya untuk menghasilkan keuntungan atau memberikan solusi untuk masalah yang lebih besar di dunia. ”

Proses Dalam Wirausaha

Proses dalam upaya wirausaha dimulai dari adanya inovasi atau penemuan. Inovasi dapat muncul dari adanya pengaruh beberapa faktor, baik itu yang berasal dari dalam diri seseorang ataupun dari luar diri seseorang sebagaimana pendidikan, pelatihan, organisasi, kebudayaan, lingkungan, juga faktor sosiologi. Faktor faktor tadi nantinya akan membentuk suatu kreativitas, implementasi, dan juga inovasi yang akan tumbuh dan berkembang menjadi wirausahawan handal dan besar.

Internally, inovasi ini dapat tumbuh dengan adanya hal hal yang telah disebutkan tadi diiringi dengan adanya nilai, toleransi, juga pengalaman. Selain itu, dapat juga dipengaruhi oleh adanya peluang, peran, dan aktivitas dalam masyarakat. Maka dari itu, inovasi dalam bidang wirausaha merupakan suatu proses yang berkembang dengan pengaruh dari lingkungan, keluarga, serta organisasi.

Ciri-ciri Wirausaha

Guna meraih tujuan yang telah ditetapkan dalam usaha wirausaha, maka seorang individu hendaknya mempunyai ciri dan sifat wirausaha dibawah ini. ciri ciri dari seorang wirausahawan adalah percaya diri yang tinggi, berorientasi pada hasil dan tugas yang dilaksanakan, berani take a risk, berjiwa pemimpin, mempunyai ide yang orisinil, mampu berorientasi ke depan, serta tekun dan jujur dalam menjalankan usahanya.

Karakteristik Wirausaha

Adapun beberapa sifat dari wirausahawan adalah (1) yakin, mandiri, optimistis, dan individualis dalam hal hal tertentu, (2) senantiasa mempunyai effort untuk dapat terus beprestasi, tabah, punya tekad yang kuat, senang bekerja keras, dan juga energik serta berinisiatif, (3) mempunyai kemampuan mengambil risiko dan suka tantangan,

(4) dapat berperan sebagai pemimpin, supel, dan terbuka terhadap kritik dan saran yang bersifat membangun, (5) mampu berinovasi dan berkreasi, fleksibel, dan mempunyai relasi yang luas, (6) mempunyai cara pandang dan persepsi serta proyeksi terhadap masa depan, dan (7) berkeyakinan bahwa hidup adalah kerja keras yang harus diusahakan.

Tahap-Tahap Dalam Wirausaha

Terdapat beberapa tahapan dalam memulai kegiatan wirausaha, diantaranya adalah tahapan persiapan, tahapan memulai, tahapan melaksanakan, dan tahapan mempertahankan usaha.

1. Persiapan

Disini anda dituntut untuk membuat planning dan mengeluarkan berbagai ide dan gagasan untuk mulai berwirausaha. Termasuk juga memikirkan tentang sistem permodalan dan prosedur dalam menjalankan usaha anda.

2. Memulai

Lihatlah peluang yang ada dan mulailah untuk melakukan usaha yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam memulai wirausaha, anda tidak boleh gampang menyerah karena memang tidak ada usaha yang dimulai tanpa kerugian terlebih dulu.

3. Melaksanakan Usaha

Dalam tahapan ini anda akan mengelola berbagai macam aspek dalam wirausaha yang meliputi pembiayaan, sumber daya manusia, organisasi, kepemimpinan, penngambilan keputusan, dan hal hal lainnya berikut pemasaran produk sampai pada tahap evaluasi.

4. Mempertahankan Usaha

Tahapan ini adalah tahapan yang sulit untuk dilalui karena disamping anda harus bersaing dengan kompetitor, anda juga dituntut untuk dapat terus berinovasi dan mengembangkan usaha yang telah anda pertahankan tadi. Tentu saja semuanya dilakukan untuk mencapai tujuan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, selain untuk mendapatkan profit yang sebesar besarnya.

Tujuan Wirausaha

Tujuan seseorang berwirausaha diantaranya adalah :

  1. Untuk berusaha dan terus mempunyai tekad untuk meningkatkan jumlah wirausahawan di dunia yang dapat membantu melanggengkan perekonomian dan berperan dalam kegiatan ekonomi nasional khususnya dan perekonomian global pada umumnya.
  2. Ikut beperan dalam mewujudkan kemampuan wirausahawan yang berniat meningkatkan kesejahteraan hidup dan juga berperan dalam meningkatkan kemakmuran warga negara.
  3. Menumbuhkan dan mengembangkan berbagai kesadaran tentang wirausaha agar menjadi pondasi ekonomi yang kuat di tengah maraknya persaingan global.
  4. Mengembangkan berbagai macam inovasi dan kreasi agar menciptakan dinamika wirausaha yang dapat berdampak pada kemakmuran dan kesejahteraan pribadi serta masyarakat sekitarnya.

Macam-macam Kewirausahaan

Ada 3 jenis bentuk entrepreneurship itu sendiri, di antaranya adalah :

1. Kewirausahaan Bisnis Kecil

Kewirausahaan bisnis kecil adalah usaha kecil-kecilan seperti toko kelontong, penjual es dan makanan, konsultan, agen perjalanan, online shop, tukang kayu, tukang pipa, tukang listrik, dan masih banyak contoh bisnis kecil lainnya.

Mereka adalah contoh orang  yang menjalankan bisnisnya sendiri tanpa mempekerjakan karyawan atau keluarga. Namun, jika mengandalkan tenaga diri sendiri maka bisa dikatakan hampir tidak menguntungkan.

2. Kewirausahaan Skala Perusahaan Besar

Sebagian besar perusahaan tumbuh melalui inovasi yang terus berkembang dalam menawarkan produk baru. Perubahan selera pelanggan, teknologi baru, undang-undang, pesaing baru, dll dapat menciptakan tekanan dan saat itulah, sebuah perusahaan harus berinovasi untuk membuat produk yang sepenuhnya baru dan unik untuk  dijual ke pelanggan di pasar baru.

Kewirausahaan dalam skala ini adalah bagaimana mengembangkan produk agar laku di pasaran dengan ide yang imajinatif dan inovatif

3. Kewirusahaan Sosial atau Social Entrepreneurship

Social Entrepreneurship adalah seseorang yang inovatif, fokus pada penciptaan produk dan layanan yang memecahkan kebutuhan dan masalah sosial. Tidak seperti perusahaan pada umumnya, tujuan Social Entrepreneurship adalah membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik, tidak mengambil pangsa pasar atau menciptakan kekayaan bagi pemilik bisnis saja.

Contoh Wirausaha

Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan seseorang, tidaklah mudah. Terkadang banyak orang yang takut dalam hal permodalan untuk memulai sebuah kegiatan wirausaha. Padahal, di dunia ini ada banyak sekali jenis jenis wirausaha yang tidak membutuhkan banyak sekali modal. Jenis jenis wirausaha bermodal kecil tersebut diantaranya adalah :

  1. Membuat usaha minuman dan makanan kecil rumahan.
  2. Menjual kreativitas dengan membuat kerajinan tangan yang berbeda seperti membuat bouquet bunga saat acara wisuda sedang berlangsung.
  3. Membuka online shop dan usaha dropshipper yang dapat dijalankan dari rumah.
  4. Membuka jasa potong rambut bagi anda yang mempunyai kemampuan di bidang tersebut, dan
  5. Menjadi seorang freelance content writer bagi anda yang hobi menulis dan mempunyai banyak waktu luang.

Sejarah Kewirausahaan

Secara historis, kegiatan berwirausaha sudah dikenal sejak tahun 1755 silam. Diluar negeri, bahkan istilah ini telah ada sejak abad 16 yang baru mulai dikenal di Indonesia di abad 20 ini. Di Negeri Belanda, wirausaha dikenal dengan sebutan ondernemer, sedangkan di Jerman dikenal dengan sebutan unternehmer.

Pendidikan tentang kewirausahaan juga telah dirintis sejak tahun 1950 di beberapa negara yang ada di benua Eropa, benua Amerika, juga Kanada. Banyak sekali universitas dan sekolah tinggi yang memasukkan materi kewirausahaan dalam kurikulum mereka untuk kemudian dipraktekkan dalam bentuk usaha kecil dan menengah.

Sejarah Singkat Perkembangan Kewirausahaan di Indonesia

Sejarah singkat perkembangan kewirausahaan di Indonesia ada sebelum kemerdekaan atau sebelum tahun 1945. Wirausaha sendiri sudah ada sejak Islam datang dari perdagangan. Perkembangan kewirausahan ini menunjukkan bahwa kebijakan yang dikenakan oleh pemerintah Belanda memiliki pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan organisasi gerakan sosial.

Selanjutnya, organisasi-organisasi ini telah menggunakan strategi kewirausahaan sosial untuk mencapai misi memberdayakan masyarakat asli dan memobilisasi mereka menuju kemerdekaan. Faktor-faktor lain yang berkontribusi pada pertumbuhan kewirausahaan sosial pada saat itu adalah pengaruh datangnya Islam dan kepemimpinan aristokrat Jawa.

Berdasarkan dalam konteks lingkungan sosio-ekonomi Indonesia pasca-kolonial, temuan-temuan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan kewirausahaan sosialnya saat ini kemungkinan akan bergantung pada tiga faktor utama: tingkat pemberdayaan ekonomi yang dirasakan oleh kelompok masyarakat adat sebagai akibat dari kewirausahaan sosial, identitas Islam dari usaha sosial dan aktivisme sosial.

Di Indonesia sendiri, ilmu tentang kewirausahaan baru dipelajari terbatas di beberapa sekolah dan universitas. Seiring dengan adanya perkembangan di bidang krisis ekonomi, maka pemahaman tentang ilmu kewirausahaan sudah sepatutnya dikembangkan dan diajarkan dalam pendidikan formal ataupun non formal yang menyasar berbagai lapisan masyarakat agar salah satu poin penting dalam usaha wirausaha ini dapat terus berkembang dan membantu sektor perekonomian masyarakat.

Tokoh –tokoh Perempuan yang Sukses dalam Berwirausaha

Jika wirausahawaan itu kebanyakan datang dari kaum adam, namun tokoh-tokoh entrepeneur wanita dari Indonesia ini membuktikan bahwa wanita juga bisa berusaha. 3 tokoh yang menginspirasi itu adalah :

1. Shinta Widjaja Kamdani, CEO Sintesa Group

Ketika Shinta mengambil alih kendali bisnis yang dijalankan keluarga pada tahun 1999, perusahaan masih belum pulih sepenuhnya akibat krisis keuangan di Asia. Delapan belas tahun kemudian, Sintesa Group menunjuk Shinta sebagai CEO.

Baca juga : Pengertian Ilmu Ekonomi, Ruang Lingkup, Jenis-Jenis

Kemudian saat ini Sinta telah sukses dan berhasil dengan 17 anak perusahaan yang bergerak di sektor produk konsumen, real estat, industri, dan energi. Berkantor pusat di Jakarta, Sintesa Group mempekerjakan lebih dari 6.000 pekerja.

2. Wendy Sui Cheng Yap, CEO Nippon Indosari

Wendy Yap adalah Pendiri Bersama, Presiden, dan Direktur Nippon Indosari. Nippon Indosari adalah salah satu produsen dan distributor terbesar roti gaya Jepang yang menjual produknya dengan merek Sari Roti. Nippon Indosari didirikan pada tahun 1995, saat ini perusahaan telah memiliki 10 pabrik di Indonesia dan mendirikan toko di Filipina pada tahun 2016.

3. Diajeng Lestari, CEO HIJUP

Sebagai Pendiri dan CEO HIJUP, Diajeng telah membawa fashion Islam menjadi pusat perhatian. Lulusan Ilmu Sosial dan Politik dari Universitas Indonesia ini telah terdaftar di “Islamica 500” sebagai salah satu pemimpin bisnis terkemuka yang membentuk ekonomi dan pasar Islam.

Kelebihan Berwirausaha

Dari pengertian kewirausahaan di atas, tentunya kewirausahaan ini bukan hanya memiliki keuntungan saja. Berikut adalah kelebihan berwirausaha :

1. Memberikan Kebebasan Kapan Saja Dan Di Mana Saja

Jika Anda bekerja untuk bos dan perusahaan, Anda harus memenuhi semua persyaratan mereka dan hanya memiliki sedikit kebebasan dalam pekerjaan. Di sisi lain, jika Anda memulai bisnis Anda sendiri, Anda dapat mengatur diri Anda sendiri dan mengatur jadwal Anda sendiri. Anda mendikte semua yang Anda lakukan, memberi Anda tingkat kebebasan yang tidak akan Anda lihat ketika Anda bekerja pada orang.

2. Menjadi Pekerjaan Yang Sangat Mengasyikkan

Kewirausahaan bisa menjadi hal yang sangat menarik, karena banyak pengusaha menganggap usaha mereka sangat menyenangkan. Setiap hari pengusahaa akan menghadapi peluang baru untuk menantang tekat, keterampilan, dan kemampuannya.

3. Bisa Menetapkan Penghasilan Anda Sendiri

Tentu saja dengan berwirausaha, Anda akan menjadi orang yang bisa menetapkan target pendapatan Anda sendiri dan membuat investasi ketika Anda memiliki bisnis. Pekerjaan yang Anda lakukan adalah sesuatu yang Anda miliki sendiri. Anda  bisa memiliki keuntungan yang jauh lenbih besar dibandingkan ketika Anda bekerja sebagai karyawan untuk perusahaan tertentu.

Kekurangan Berwirausaha

Sementara kekurangan berwirausaha itu sendiri adalah :

1. Sulit Bersaing Dengan Bisnis Lain

Sangat penting bagi seorang pengusaha untuk tetap kompetitif, yang mana Anda harus membedakan bisnis Anda dari orang lain. Anda harus bisa membangun basis pelanggan yang solid dan menguntungkan untuk Anda.

2. Tidak Menjamin 100% Sukses

Namanya juga berbisnis, maka Anda perlu berkorban untuk mewujudkannya. Anda harus tahu bahwa usaha ini tidak menjamin keberhasilan 100% selama Anda tidak bekerja keras.

Baca juga : Pengertian Pemasaran (Marketing), Konsep, Strategi dan Faktor-Faktornya

3. Jadwal Kerja Yang Tidak Dapat Diprediksi

Salah satu kekurangan utama menjadi seorang pengusaha adalah bahwa lebih banyak pekerjaan dan jam kerja yang lebih panjang daripada menjadi karyawan.

Leave a Comment